08.00 s/d 21.00
Beranda » Tips & Informasi » Pembukuan Distributor toga wisuda

Pembukuan Distributor toga wisuda

Diposting pada 20 Februari 2020 oleh togawisuda

Cara Pembukuan Untuk Distributor Toga wisuda

Sahabat distributor toga wisuda yang kami banggakan bahwa satu hal yang terkadang kita anggap sepele dari kegiatan usaha adalah pencatatan atau pembukuan bias juga lebih kerennya AKUNTANSI, sekalipun kegiatan usaha yang kita kelola masih tahap kecil ( star uo ) namun terkadang hal remeh ini pula yang menyebabkan kita tidak bias mengontrol antara modal harga pokok ( hpp ) dengan harga jual sehingga apakah kita untung atau rugi, dan yang lebih parang jika jika tidak mencatat maka bias terjadi biaya modal habis untuk konsumsi karena kita tidak mengetahui penncatatan kehiatan produksi.

distributor toga wisuda

toga wisuda TK Bhayangkara Bangli

Berikut sedikit tips agar kita bias memulai mencatat segala aktifitas kegiatan penjualan produk yang kita jual semoga artikel ini sedikit membawa pencerahan dalam bisnis anda, selamat menyimak

Sebenarnya semua perusahaan distributor, tak terkecuali distributor toga wisuda  akan melakukan pembelian barang, kemudian menjualnya kembali untuk meraup keuntungan. Umumnya perusahaan yang demikian bergerak dari bisnis ke bisnis. Perusahaan distributor produk toga wisuda  misalnya, biasanya akan memiliki jumlah transaksi yang bisa dibilang cukup besar, yang juga disertai pula dengan arus keluar masuk barang dari gudang mereka. Penting sekali bagi pelaku bisnis di bidang ini ntuk secara akurat mengelola proses pembelian, persediaan barang, hingga penjualan dengan baik dan benar. Berikut adalah arus transaksi dan pencatatan yang biasanya dialami oleh perusahaan distributor toga wisuda  yang perlu Anda ketahui.

Cara Pembukuan Untuk Bisnis Distributor Toga wisuda

Pencatatan  Pembelian

Pada dasarnya sebagian besar perusahaan distributor toga wisuda  akan melakukan pembelian persediaan mereka secara kredit, kemudian membayarnya secara tunai setelah mereka menerima barang yang dipesan.

Contoh sederhananya seperti berikut, sebuah perusahaan distributor toga wisuda akan menerbitkan pesanan pembelian kurang lebih sebesar $500. Lalu, setelah perusahaan menerima barang yang dipesan, maka departemen akuntansi akan mendebitkan persediaan sebesar $500 dan rekening kredit hutangnya seharga $500. Apabila perusahaan distributor pada akhirnya menerima faktur dan memutuskan untuk melakukan pembayaran tagihan, maka departemen akuntansi pun akhirnya akan mendebitkan rekening hutang tersebut sebesar $500 dan cash kredit seharga $500.

Pengelolaan Persediaan

Selain itu perlu untuk diketahui juga bahwa perusahaan distributor pada umumnya akan mengelola persediaan mereka dengan baik, untuk kemudian dijadikan sebagai aset bernilai pada akun biaya. Itu berarti, apabila sebuah perusahaan membayar sebesar $500, maka nanti akan tercatat sebagai persediaan pada neraca keuangan perusahaan. Namun meskipun demikian, prinsip – prinsip akuntansi yang diberlakukan secara umum ternyata mengharuskan perusahaan untuk menilai persediaan yang lebih rendah dari nilai sebenarnya.

Apabila memang distributor toga wisuda akan mencurigai bahwasannya persediaan akan terjadi devaluasi, karena ada kerusakan atau usang sehingga barang yang dipesan tidak bisa dijual kembali dengan nilai yang sama, maka persediaan harus dilakukan evaluasi kembali dan menurunkan nilai persediaan bila memang diperlukan. Contoh sederhananya seperti berikut, perusahaan akan menentukan bahwa $100 senilai persediaan yang telah rusak atau usang. Sehingga departemen akuntansi akan mendebitkan kerugian atas persediaan sebesar $100 dan kredit akun aset persediaan untuk $100.

Menghitung Biaya

Apabila distributor toga wisuda telah menerima pesanan pembelian, maka yang demikian akan menghapus persediaan dari gudang, kemudian mengirimkannya ke pelanggan. Perusahaan ini tentu saja memiliki beberapa pilihan yang berbeda pada saat menghitung harga pokok terjual. Anda sebagai pelaku bisnis di bidang ini bisa menggunakan Weighted Average Cost of Inventory, First In Out, atau Last In First Out. Jenis perhitungan biaya yang akan digunakan pastinya harus disesuaikan terlebih dulu dengan tipe persediaan yang ditahan di dalam gudang, serta beberapa faktor penting lainnya.

Mencatat  Penjualan

Apabila telah dilakukan perhitungan harga pokok yang dijual perusahaan, maka departemen akuntansi akan melakukan pencatatan penjualan produk. Pada dasarnya pengertian distributor secara umum adalah pihak yang membeli sebuah produk dari produsen secara langsung, kemudian dijualnya kembali ke pengecer, konsumen, atau retailer. Selain itu, distributor juga dapat diartikan sebagai badan usaha atau perorangan yang bertanggung jawab atas pendistribusian produk perdagangan. Dimana dalam hal ini, distributor toga wisuda  hanya berperan mengambil produk jadi dan siap dijual tanpa memodifikasi ulang. Di dunia bisnis, distributor menjadi rantai pertama setelah produsen.

Sebagian artikel ini semoga bermanfaat untuk kita semua, semoga sukses selalu

Bagikan informasi tentang Pembukuan Distributor toga wisuda kepada teman atau kerabat Anda.

Pembukuan Distributor toga wisuda | toga wisuda anak dan Sarjana

Komentar dinonaktifkan: Pembukuan Distributor toga wisuda

Maaf, form komentar dinonaktifkan.

Temukan Kami
error: Content is protected !!
Sidebar Kiri
Kontak
Sidebar Kanan